Biaya Hidup di Jepang Tahun 2025: Rincian Nyata dari Pengalaman Tinggal Sendiri
Banyak orang bertanya, “Sebenarnya berapa sih biaya hidup di Jepang setiap bulan?” Jawabannya tidak selalu sama karena tergantung kota dan gaya hidup. Namun berdasarkan pengalaman tinggal sendiri di Jepang, berikut gambaran realistis pengeluaran bulanan yang sering tidak dijelaskan secara detail di internet.
Artikel ini membahas estimasi biaya untuk satu orang yang tinggal di apartemen kecil (1K atau 1R) di kota menengah di Jepang.
1. Biaya Sewa Apartemen
Sewa adalah pengeluaran terbesar setiap bulan.
Untuk apartemen tipe 1K di kota menengah:
- Sewa: 55.000 – 75.000 yen per bulan
- Biaya manajemen: 3.000 – 8.000 yen
Di Tokyo pusat, harga bisa jauh lebih tinggi. Namun di kota seperti Saitama, Chiba, atau Kanagawa pinggiran, masih banyak pilihan di bawah 70.000 yen.
Tempat sewaku di daerah Kanagawa dan dekat dengan kota (ke Shinjuku cuman 40-50menit) itu cuman 60.000 yen
Kalau di Tokyo dapat murah tapi kecil dan tua. Kalau apartemen bagus di Tokyo sekitar 120.000 – 150.000 yen per bulan
Selain itu, saat awal masuk apartemen biasanya ada biaya:
- Deposit (shikikin)
- Uang terima kasih (reikin)
- Biaya agen
- Asuransi kebakaran
- Biaya ganti kunci
Total biaya awal bisa mencapai 3–5 kali harga sewa bulanan. Disini cari Reikin yang 0 atau banyak yang menawarkan gratis di awal bulan. Orang jepang mengajarkan banyak yang dimasukan di biaya-biaya tidak jelas pada saat menghitung total biaya awal, di sini kita harus cari tahu apakah biaya ini perlu atau tidaknya bisa di check.
Kira-kira pengeluaran pindah rumah biaya awal sekitar 200.000 – 300.000 yen.
2. Listrik, Gas, dan Air
Rata-rata biaya utilitas per bulan:
- Listrik: 4.000 – 8.000 yen (lebih mahal saat musim dingin/panas)
- Gas: 3.000 – 6.000 yen
- Air: 2.000 – 4.000 yen
Musim dingin biasanya membuat tagihan naik karena penggunaan pemanas. Di sini waktu awal cari apartemen kita harus tahu apakah gas itu punya pemerintah atau propagan. Jika propagan, tarif gas lebih mahal sekali daripada pemerintah punya. Cuman mandi saja tanpa memasak, biaya propagan gas bisa mencapai 7.000 – 9.000 yen.
Pada saat musim dingin atau musim panas, jika sudah tidak kuat dan menyalakan AC atau penghangat. sebaiknya diatur suhu nya supaya tidak memakan biaya mahal sekitar 25-26 derajat itu paling pas. Dan jangan menyalakan dan mematikan secara rutin karena itu juga bisa menaikan tarif biaya listrik.
Copot semua listrik jika keluar rumah. Ini juga merupakan cara hemat di Jepang.
3. Makan dan Belanja Harian
Jika sering memasak sendiri:
- Belanja bulanan: 25.000 – 35.000 yen
Jika sering makan di luar:
- Bisa 40.000 – 60.000 yen
Tips realistis:
Supermarket biasanya memberi diskon makanan siap saji setelah pukul 19.00.
Cari kupon diskon dari applikasi seperti LINE, PayPay.
4. Transportasi
Jika bekerja dan mendapat commuter pass dari perusahaan, biaya transport bisa gratis. Dan sebaiknya cari rute yang mencakup Shinjuku atau Shibuya dan kalau main dengan teman sebaiknya tempat atau mencakup daerah yang terdaftar sama dengan commuter pass dari perusahan supaya bisa menghemat biaya transportasi.
Namun jika bayar sendiri:
- 8.000 – 15.000 yen per bulan tergantung jarak
Gunakan sepeda atau transportasi rental jika menempuh jarak dekat.
5. Internet dan HP
- Internet rumah: 4.000 – 6.000 yen
- Paket HP: 2.000 – 4.000 yen (tergantung provider)
Provider HP sangat banyak di Jepang. Aku berlangganan dengan LINE mobile karena sekitar 3.000 yen itu 30GB. Di lain itu masih banyak provider murah seperti Rakuten mobile dan sebagainya.
Tidak menyarankan Rakuten mobile karena signal mereka terkenal tidak bagus di daerah tertentu.
6. Total Estimasi Biaya Hidup
Untuk hidup sederhana dan cukup nyaman:
👉 110.000 – 160.000 yen per bulan
Angka ini bisa lebih rendah jika tinggal di daerah lebih kecil, atau lebih tinggi jika tinggal di pusat kota besar.
Hal yang Jarang Dibahas
Banyak artikel hanya menyebut “Jepang mahal” tanpa rincian. Padahal, jika dibandingkan dengan negara maju lain, biaya hidup masih bisa dikelola jika:
- Tidak terlalu sering makan di luar
- Tidak tinggal di pusat kota
- Mengatur pengeluaran dengan disiplin
- Pintar cari tahu mana yang murah
- Tidak sering beli di Konbini (seven eleven, family mart, lawson)
- Masak di rumah
Kesimpulan
Biaya hidup di Jepang memang tidak murah, tetapi juga tidak mustahil dikelola. Dengan perencanaan yang baik, banyak orang Indonesia yang bisa hidup stabil bahkan menabung setiap bulan.
